Keadilan Terwujud: Kompensasi $27.5 Juta untuk Anak-Anak Indonesia yang Tersalah Penjara di Australia

Pemerintah Australia setuju untuk memberikan Kompensasi $27.5 Juta untuk Anak-Anak Indonesia yang secara keliru dipenjarakan saat dewasa di lembaga pemasyarakatan negara tersebut. Keputusan ini diambil sebagai bentuk permintaan maaf resmi dan upaya untuk mengatasi ketidakadilan yang mereka alami.

Puluhan anak-anak Indonesia pada masa lalu dituduh melakukan kejahatan imigrasi dan dihukum di pusat detensi untuk orang dewasa di Australia. Namun, seiring berjalannya waktu, terungkap bahwa mereka seharusnya dilindungi sebagai anak-anak di bawah hukum internasional.

Perjanjian kompensasi ini mencakup ganti rugi atas kerugian materiil dan imateriil yang dialami anak-anak tersebut selama masa tahanan yang tidak semestinya. Selain itu, Australia berjanji untuk meningkatkan proses verifikasi usia dan pemahaman hak asasi manusia bagi para tahanan muda yang berasal dari negara lain.

Keputusan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk reformasi lebih lanjut dalam sistem peradilan Australia, khususnya terkait penanganan kasus anak-anak yang terlibat dalam masalah imigrasi. Kompensasi ini menjadi langkah positif menuju pencapaian keadilan dan perlindungan hak asasi manusia bagi semua individu, tanpa memandang asal negara.

 

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !
Baca berita program terbaru di sini !
Baca berita seputar produk bagus di sini !
Baca seputar Game Menarik di sini !
Bergabung untuk menemukan info terbaru di sini !

Categories: Politics

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *