Kekayaan perumahan di Australia dianggap seperti angin lalu, merusak fondasi dan mengalami transformasi masyarakat secara mendasar.

Kekayaan perumahan di Australia dianggap tanpa makna, dengan dampak merusak dan mengubah masyarakat secara mendasar, menurut pandangan Alan Kohler. Ia menyatakan bahwa rumah dengan harga tinggi bukanlah pencipta kekayaan, melainkan lebih kepada redistribusi kekayaan. Saat ini, keberhasilan finansial seringkali ditentukan oleh lokasi geografis daripada prestasi individual.

Kisah keluarga Kohler mencontohkan bagaimana pada tahun 1951, orangtuanya membeli sebidang tanah di South Oakleigh, sekitar delapan mil dari pusat bisnis Melbourne, dengan menggunakan pinjaman dinas perang. Meskipun tidak jelas berapa penghasilan ayahnya pada saat itu, upah rata-rata tahun 1951 diperkirakan sekitar 6 pound, 11 shilling per minggu, atau setara dengan £341 per tahun. Dalam konteks harga tanah pada waktu itu, mereka membayar sekitar £1.000 untuk properti tersebut.

Kohler menggambarkan bahwa situasi ini mencerminkan pola umum pada masanya. Ia mencatat bahwa pada bulan Agustus 2023, harga rumah rata-rata di Australia mencapai $732.886, setara dengan 7,4 kali lipat dari pendapatan rata-rata mingguan tahunan. Kohler menyoroti bahwa fenomena ini telah menjadi norma, dan harga rumah terus meningkat sepanjang waktu, bahkan setelah mengalami penurunan signifikan pada tahun 1950 akibat pengendalian harga selama Perang Dunia II.

 

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !
Baca berita program terbaru di sini !
Baca berita seputar produk bagus di sini !
Baca seputar Game Menarik di sini !
Bergabung untuk menemukan info terbaru di sini !

Categories: Economics

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *