Bos Bapanas Mencari Solusi untuk Mengurangi Impor Gula

Arief Poyuono, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapanas), mengungkapkan niatnya untuk mengatasi masalah impor gula yang terus berlanjut. Dalam upayanya mengurangi ketergantungan pada impor gula, Arief menyatakan bahwa mereka dapat mempertimbangkan pengambilan bibit tebu dari luar negeri, seperti Australia atau Brasil.

“Apa yang harus kita lakukan adalah kita harus memiliki bibit yang bagus dan benar. Bibitnya, kalau memang harus mengambil bibit impor dari Australia atau Brasil atau dari manapun, ya kita harus lakukan. Bibitnya harus dibenarkan, pupuknya harus dibenarkan, produksinya dibenarkan, pabriknya dibuat efisien, rendemennya harus seperti di luar negeri, di atas 11%-12%,” ujar Arief.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Arief juga menyoroti pentingnya peningkatan efisiensi dalam semua aspek produksi gula, termasuk pembenahan pupuk dan pabrik produksi.

Pernyataan ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk mencapai swasembada gula dan mengurangi impor, yang selama ini menjadi beban ekonomi. Dengan mencari solusi yang komprehensif, pihak berwenang berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan dalam negeri dan mendukung stabilitas harga gula di pasar lokal.

 

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !
Baca berita program terbaru di sini !
Baca berita seputar produk bagus di sini !
Baca seputar Game Menarik di sini !
Bergabung untuk menemukan info terbaru di sini !


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *